Pivot Point Forex : kalkulator.co.id

 

Halo! Selamat datang di artikel jurnal kami tentang pivot point forex. Dalam artikel ini, kami akan membahas secara santai mengenai pivot point forex, termasuk pengertian, penggunaan, dan faq terkait. Jadi, jika Anda tertarik dengan topik ini, teruslah membaca!

Pengertian Pivot Point Forex

Pivot point forex adalah salah satu alat analisis teknikal yang digunakan oleh para trader untuk menentukan level support dan resistance dalam pergerakan harga. Pivot point ini dihitung berdasarkan level harga terendah, tertinggi, dan penutupan pada periode sebelumnya. Dengan menggunakan pivot point, trader dapat mengidentifikasi level-level kunci yang dapat digunakan sebagai acuan dalam pengambilan keputusan trading.

Perhitungan pivot point forex melibatkan penggunaan beberapa level harga, antara lain:

  1. Pivot Point (PP): yaitu level harga rata-rata antara level support dan resistance.
  2. Support 1 (S1): level harga terendah yang dihitung dari pivot point dikurangi dengan selisih harga tertinggi dan terendah pada periode sebelumnya.
  3. Support 2 (S2): level harga terendah yang dihitung dari pivot point dikurangi dua kali selisih harga tertinggi dan terendah pada periode sebelumnya.
  4. Support 3 (S3): level harga terendah yang dihitung dari pivot point dikurangi tiga kali selisih harga tertinggi dan terendah pada periode sebelumnya.
  5. Resistance 1 (R1): level harga tertinggi yang dihitung dari pivot point ditambah dengan selisih harga tertinggi dan terendah pada periode sebelumnya.
  6. Resistance 2 (R2): level harga tertinggi yang dihitung dari pivot point ditambah dua kali selisih harga tertinggi dan terendah pada periode sebelumnya.
  7. Resistance 3 (R3): level harga tertinggi yang dihitung dari pivot point ditambah tiga kali selisih harga tertinggi dan terendah pada periode sebelumnya.

Penggunaan Pivot Point Forex

Pivot point forex dapat digunakan sebagai acuan dalam perencanaan strategi trading. Level-level pivot point ini dapat memberikan petunjuk mengenai level support dan resistance yang berpotensi dijadikan titik entry atau exit dalam trading.

Beberapa cara penggunaan pivot point forex antara lain:

  1. Pivot Point sebagai level support dan resistance: Level-level pivot point dapat dijadikan sebagai level-level support dan resistance dalam pergerakan harga. Jika harga mendekati level support, trader dapat mencari sinyal buy, sedangkan jika harga mendekati level resistance, trader dapat mencari sinyal sell.
  2. Pivot Point sebagai acuan arah trend: Pivot point juga dapat digunakan untuk mengidentifikasi arah trend secara umum. Jika harga berada di atas pivot point, maka dikatakan sedang dalam kondisi bullish, sedangkan jika harga berada di bawah pivot point, maka dikatakan sedang dalam kondisi bearish.
  3. Pivot Point sebagai level take profit dan stop loss: Level-level pivot point juga dapat dijadikan sebagai acuan untuk menentukan level take profit dan stop loss. Misalnya, jika trader membuka posisi buy, maka level support dapat dijadikan sebagai level stop loss, sedangkan level resistance dapat dijadikan sebagai level take profit.

Pivot Point Forex: FAQ

1. Apa kegunaan pivot point forex dalam trading?

Pivot point forex digunakan untuk menentukan level support dan resistance yang dapat menjadi acuan dalam pengambilan keputusan trading.

2. Bagaimana cara menghitung pivot point forex?

Pivot point forex dihitung berdasarkan level harga tertinggi, terendah, dan penutupan pada periode sebelumnya.

3. Apa saja level-level harga dalam pivot point forex?

Level-level harga dalam pivot point forex antara lain pivot point sendiri, support 1, support 2, support 3, resistance 1, resistance 2, dan resistance 3.

4. Apa kelebihan penggunaan pivot point forex?

Pivot point forex dapat memberikan petunjuk mengenai level-level penting dalam pergerakan harga, sehingga dapat membantu trader dalam mengambil keputusan trading yang lebih baik.

5. Apakah pivot point forex dapat digunakan pada semua pair mata uang?

Ya, pivot point forex dapat digunakan pada semua pair mata uang, namun penggunaannya dapat bervariasi tergantung pada karakteristik pair tersebut.

Sumber :